BAB 224

POV Drovemir

Aku berdiri di ambang pintu. Menatap ranjang yang kosong itu. Sesuatu yang dingin dan mengerikan turun, mengendap di dadaku.

Lalu dingin itu menyala.

“TABIB!” Suaraku meledak dari tempat yang paling purba di dalam diri. Tempat yang jarang kubiarkan muncul. Lima abad wibawa yang t...

Masuk dan lanjutkan membaca