PASAL 45

Aku mengangkatnya dan menjawab.

Tak ada salam. Tak ada jeda.

Hanya suaranya—sudah menangis.

“Lucas? Lucas—ya ampun, aku minta maaf. Aku nggak bermaksud meledak ke kamu tadi pagi, aku cuma—aku marah dan takut dan semuanya berantakan, dan aku cuma—”

Suaranya pecah, lalu berlanjut.

“—Aku minta maa...

Masuk dan lanjutkan membaca