Bab 76

Aku menelan ludah. "Mungkin aku hanya menginginkanmu."

"Kamu selalu punya aku," katanya, suaranya rendah dan yakin. "Kamu tidak perlu merayuku untuk mempertahankanku."

Tenggorokanku mengencang. Tangannya bergerak ke pahaku, hangat dan menenangkan.

"Aku ingin membaringkanmu di mejaku dan melahapmu...

Masuk dan lanjutkan membaca