BAB LIMA PULUH SATU

Xavier membuka pintu untukku lewat, aroma memikatnya tercium olehku saat aku memasuki ruang interogasi.

Ruang itu tampak disiapkan dengan tergesa-gesa, hanya ada meja dan tiga kursi yang diatur di dalamnya.

Aku rasa Xavier tidak menyangka akan menghadapi begitu banyak masalah saat terbang ke Zorva...

Masuk dan lanjutkan membaca