BAB DELAPAN PULUH DUA

Secepat mungkin kami berdua buru-buru berpakaian dan lari keluar kamar, jantungku berdebar tak karuan karena takut.

Aku tahu Xavier nggak mungkin membunuh ayahnya cuma gara-gara pria itu berusaha menyakitiku, tapi kami butuh solusi yang jauh lebih permanen daripada sekadar melemparnya ke penjara ba...

Masuk dan lanjutkan membaca