BAB SEMBILAN

Aku memejamkan mata dan berdiri kaku seperti batu, takut sekaligus seperti menunggu sesuatu menimpaku. Dia mendadak menyeringai.

“Bukan sekarang.”

Lalu, saat melangkah menuju tangga, dia memberi isyarat pada seorang pelayan agar mendekat.

“Panggil Percy dan Theresa. Suruh mereka menyiapkan dia un...

Masuk dan lanjutkan membaca