Dia mencukur mereka

BLANCA

"Rangga..." bisikku, menyelam dalam aroma lembutnya saat aku terbangun. Tapi kepalaku sakit sekali dan ketika aku membuka mata, bukan Rangga yang berbaring di bawah pipiku, tapi sofanya.

Oh.

Setidaknya aku masih di suite-nya.

"Blanca?" Suara lembut yang hampir tak kukenal menyapak...

Masuk dan lanjutkan membaca