Bab 81

Lampu-lampu jalan tol melesat jadi garis-garis kabur di kaca depan saat aku menyetir pulang. Jemariku mencengkeram setir sampai buku-bukunya memutih. Di cup holder, ponselku bergetar tanpa henti—nama Evan berkedip-kedip di layar, seolah menuntut jawaban.

Aku sebenarnya sudah baca pesannya soal Zane...

Masuk dan lanjutkan membaca