BAB 151

Dia berbelok di sudut, menghindari sebuah meja, ketika aroma musuhnya tercium di belakangnya. Kepalanya berputar-putar seolah mencari rencana. Dia merasakan musuhnya begitu dekat, tapi di mana, tidak di belakangnya. Dia tidak bisa membiarkan dirinya tertangkap, tidak sekarang.

Sosok yang lebih ting...

Masuk dan lanjutkan membaca