Bab [100] Apakah Dia Mencintaiku?

Tuan Besar mengangkat teko teh, menuangkan secangkir untuk Maya Yanuar, lalu menuang untuk dirinya sendiri dan meminumnya.

Matanya bersinar terang, menatap ke kejauhan, seolah menembus waktu kembali ke masa lalu, di mana semua kenangan itu masih begitu jelas.

“Setelah ibumu kembali ke tanah air, d...

Masuk dan lanjutkan membaca