Bab [56] Kamu Memang Pantas Menerimanya

Di sebuah unit apartemen kumuh di Komplek Bahagia, asap rokok mengepul tebal.

Adi Nugroho duduk bersila di sofa, perutnya yang buncit berlipat-lipat.

"Ayah, gimana menurut Ayah soal ideku tadi?"

Rangga Nugroho, ayahnya, mengisap sebatang rokok di tangannya, berpikir sejenak. "Apa ini nggak melang...

Masuk dan lanjutkan membaca