Bab [71] Mesin

Sorot mata Maya Yanuar begitu dingin, sudut bibirnya terangkat sedikit membentuk senyum tipis yang tampak tak acuh.

"Luna baru saja kembali dari luar negeri, mereka mengadakan makan malam keluarga di rumah leluhur."

Mata Arya Pratama menggelap, suaranya terdengar serak.

Maya Yanuar hanya menatapn...

Masuk dan lanjutkan membaca