Bab [94] Apakah Kamu Menangis untuk Dia?

Namun, saat menatap mata Maya Yanuar sekarang, Arya tidak melihat kebahagiaan yang meluap, melainkan kesedihan yang mendalam.

Rasa getir itu merayap, menyesakkan dada. Tenggorokannya terasa tercekat, seolah ada sesuatu yang mengganjal.

"Arya Pratama, apa aku serendah itu di matamu?"

Maya menatapn...

Masuk dan lanjutkan membaca