Bab 105

“Apa yang lo liatin, hah?” tanya Mario, suaranya tajam membuat Liliana seketika menegakkan badan.

“S-saya… maaf, Pak,” gagap Liliana. Ia buru-buru memalingkan diri ke peralatan kebersihan, meraih pel, jemarinya gemetar.

“Ngapain lo di sini, emang?” tanya Mario lagi.

“S-saya… saya datang untuk… un...

Masuk dan lanjutkan membaca