Bab 158

Mario dan Liliana duduk berhadapan di salah satu meja di warung kopi.

Mario tak bisa menahan diri untuk memandang Liliana dengan perasaan gembira di hatinya. Liliana, di sisi lain, tak bisa menahan kegembiraannya melihat Mario di sini.

Di Jakarta!

Dia tak menyangka akan bertemu dengannya di sini....

Masuk dan lanjutkan membaca