Bab 126: Akhir Juga Adalah Awal

Johan sudah tidak bisa berpikir jernih lagi.

Laki-laki itu benar-benar putus asa. Sangat putus asa.

Apalagi saat dia menunduk menatap kertas-kertas putih yang berserakan di sekitar kakinya. Semua kerja keras dan kesabarannya selama ini? Lenyap begitu saja, hilang tak berbekas.

Rumah Hesti? Sudah ...

Masuk dan lanjutkan membaca