Bab 127: Perawat Muda

Kenangan masa lalu menghantam Jaka bagaikan ombak pasang yang tak terbendung.

Air mata meleleh membasahi pipinya.

"Dokter Salim, dendammu sudah kubalaskan."

Ia melirik tubuh kaku Yusuf yang tergeletak di kakinya, lalu menyeka matanya kasar. "Ini harus diakhiri. Mungkin sejak awal semua ini adala...

Masuk dan lanjutkan membaca