Bab [124] Tidak Ada yang Merebut denganmu

"Iya, iya, itu punya kamu, nggak ada yang bakal rebutan sama kamu!"

Michael Lim benar-benar merasa sahabat baiknya ini sudah tidak tertolong lagi.

Mobil putih kecil itu berhenti di depan sebuah gedung apartemen. Gedung ini adalah milik Sari Wijaya sendiri, dibeli dengan uang hasil keringat pertama...

Masuk dan lanjutkan membaca