Bab [137] Tidak Tega Bertindak

Wanita itu menjilat ujung jarinya dengan perlahan, tatapannya memprovokasi. "Kenapa? Apa kau tidak tega menyakitiku?"

Sari Wijaya mengatur napasnya, kembali tenang. "Hampir saja kau berhasil."

Dia sempat lengah.

Kekecewaan melintas di mata wanita itu. "Sayang sekali, padahal sedikit lagi aku bisa...

Masuk dan lanjutkan membaca