Bab 258 Pemuda itu tampak sangat kesal.

Ariana tak kuasa menahan tawa, campuran geli dan gemas memenuhi dadanya.

“Jangan ketawa, aku serius!”

Berusaha menahan tawa, Ariana mengalungkan kedua lengannya di leher Lucas.

“Kalau tiga Kakakku nanti ada yang ngebully aku, kamu harus bela aku.”

Lucas punya firasat dia bakal babak belur. Apala...

Masuk dan lanjutkan membaca