Bab 1944

Akibat insiden mengerikan yang baru saja dialaminya, Alya terus-menerus dilanda kecemasan.

Hatinya terasa begitu getir. Mengingat kembali semua kejadian itu, ia hanya bisa menelan kepahitan seorang diri.

Jika ia bukan seorang istri, jika ia masih seorang gadis belia, mungkin hatinya bisa lebih teg...

Masuk dan lanjutkan membaca