Bab 12: Bayangan Masa Lalu yang Tak Terlihat

Mila bergegas keluar dari kantornya, tumit sepatunya berdetak cepat di lantai marmer yang mengkilap. Di belakangnya, Camila mengikuti dengan erat, menggenggam buku catatan dan jelas terlihat stres.

"Bu, Nona Arissa datang lagi," bisik Camila dengan cemas. "Dia menuntut janji temu."

Mendengar nama ...

Masuk dan lanjutkan membaca