CHAPTER 154 Tidak Lagi Serigala

*Kami berputar-putar di bawah Bulan Darah, cahayanya yang merah merembes melalui awan dan mewarnai salju seperti luka segar. Lapangan itu sunyi kecuali suara pelan dari langkah kaki di atas es dan geraman rendah yang bergetar dari dada kami. Mata merah bertemu mata merah—mataku tenang, matanya menya...

Masuk dan lanjutkan membaca