Bab 878 Quentin Pergi Sendiri

"Oh, ya? Kalau begitu, kita lihat saja nanti."

Reza menyunggingkan senyum iblis di bibirnya.

Angin di bawah jembatan terus berembus. Alya hanya bisa mengatupkan bibirnya rapat-rapat, tak mengucapkan sepatah kata pun.

Dia tahu, perlawanan saat ini hanya akan sia-sia.

Daripada membuang tenaga, leb...

Masuk dan lanjutkan membaca