Bab 209

Tangan keriput Bu Endang terhenti di udara, mulutnya terbuka lalu terkatup lagi. Dia mengibaskan tangannya dengan tidak sabar dan berkata, "Kan sudah Ibu bilang, Amel bakal segera pulang. Kenapa kalian yang uring-uringan?"

"Amel itu naik kereta, Bu. Harusnya dua hari sudah sampai. Ini sudah tiga h...

Masuk dan lanjutkan membaca