Bab 223

Sorot mata Alya semakin sedingin es. "Mending kamu tetap sembunyi. Jangan sampai kelihatan lagi, dan jangan pernah sekali-kali turun dari kursi roda itu. Diam saja di situ."

Ia memutus panggilan sebelum Bima sempat menjawab, lalu berbalik dan keluar dari kamar.

Ruang tamu sudah penuh sesak, dan h...

Masuk dan lanjutkan membaca