Bab 275

Alya

Bima memposisikan dirinya di antara kedua kakiku. Hembusan napasnya menyapu lembut kulit sensitifku, membuatku menggeliat kegelian.

Lalu lidahnya menyusuri celah intiku perlahan dari bawah hingga ke pusat gairahku, dan aku pun mengerang keras sambil meremas rambutnya.

"Ah, sial!"

Bima ...

Masuk dan lanjutkan membaca