Bab 292

Alya

Aku menunggu sambil terus menatap layar ponsel. Satu menit berlalu. Lalu dua menit. Lima menit.

Nihil.

"Sudah kuduga," gumamku pelan, meletakkan ponsel dengan layar menghadap ke bawah di atas meja. "Cuma berani omong doang."

Selalu begini kelakuan para pengecut. Beraninya cuma menganca...

Masuk dan lanjutkan membaca