Bab 351

Alexander

Jariku sempat berhenti di kancing kemeja. “Semua?”

“Semua, nggak ada yang ketinggalan.” Dia berputar pelan, seolah lagi di depan cermin butik, memamerkan gaun sutra biru gelap—warna langit tengah malam. Gaun yang dulu kulihat di etalase dan tanpa mikir langsung kebayang jatuhnya di t...

Masuk dan lanjutkan membaca