seratus tiga puluh tujuh

Ruang makan pagi itu terasa sangat sunyi, kontras tajam dengan biasanya yang dipenuhi obrolan dan suara peralatan makan yang beradu dengan porselen. Aku duduk di ujung meja, dengan tenang mengoleskan selai jeruk pada sepotong roti panggang yang sebenarnya tidak ingin kumakan. Rasa makanan terasa ham...

Masuk dan lanjutkan membaca