Seratus Delapan Puluh Enam

Rumah itu lebih sepi daripada yang pernah aku rasakan sebelumnya. Bahuku terasa sakit, tapi itu tidak sebanding dengan rasa sakit di dadaku. Bukan hanya kesedihan—itu adalah sebuah kehancuran, sebuah pencabutan dari satu-satunya jangkar yang selalu aku tahu akan menjaga aku tetap berpijak, tidak ped...

Masuk dan lanjutkan membaca