dua ratus tiga puluh enam

Malam itu melekat padaku seperti bayangan, bahkan setelah aku kembali masuk ke dalam rumah. Tak peduli berapa banyak selimut yang kutarik menutupi diriku, aku masih bisa merasakan gigitan lembab hujan di kulitku, dinginnya meresap sampai ke tulang. Pax berbaring meringkuk di tempat tidurnya di kaki ...

Masuk dan lanjutkan membaca