Tiga Ratus Empat Puluh Dua

Perjalanan pulang dari rumah sakit terasa seperti mimpi yang belum juga selesai. Aku memeluk bayi perempuanku yang baru lahir, terbungkus selimut pink lembut; bau pelembut pakaian yang samar bercampur antiseptik rumah sakit memenuhi hidungku. Jari-jarinya yang kecil melengkung refleks, seolah meraih...

Masuk dan lanjutkan membaca