Tiga Ratus Empat Puluh Enam

Dapur itu sunyi, hanya dengungan lembut kulkas yang menemani suara samar dari piring-piring porselen. Di luar, tanda-tanda pertama fajar mulai menyapu langit Jakarta dengan goresan lembut oranye dan merah muda, meskipun kota itu sendiri masih tampak tertidur. Jam-jam awal pagi itu memiliki kualitas ...

Masuk dan lanjutkan membaca