Tiga Puluh Tujuh

Sinar matahari menembus tirai tebal kamar tidurku, memancarkan cahaya hangat pada perabotan mewah. Aku bergerak di bawah selimut sutra, tubuhku masih terasa sakit akibat kejadian sehari sebelumnya. Ketukan tajam di pintu membangunkanku sepenuhnya, tetapi sebelum aku bisa merespons, pintu berderit te...

Masuk dan lanjutkan membaca