Tiga Ratus Sembilan Puluh Dua

Udara pagi terasa segar saat aku melangkah keluar dari mobil, hak sepatuku berketuk tajam di atas trotoar, irama yang entah bagaimana menenangkan sarafku. Pikiranku melayang jauh, terjebak dalam latihan, desain panggung, dan sentuhan akhir untuk pertunjukan malam ini.

Lalu aku melihatnya.

Victoria...

Masuk dan lanjutkan membaca