Enam Puluh Lima

Butuh waktu satu jam untuk menulis pesan itu.

Hanya satu kalimat.

"Mau makan siang bareng hari ini?"

Sederhana. Sopan. Tanpa tekanan.

Tapi entah bagaimana, jari-jari saya gemetar saat mengetiknya. Jantung saya berdebar-debar saat menatapnya di kotak pesan, terombang-ambing antara harapan dan rasa ma...

Masuk dan lanjutkan membaca