Bab 146: Perayaan Kemenangan

Tatapan mereka bertemu tanpa sengaja, tepat di detik yang sama-sama rapuh.

Alya masih setengah sadar, sisa kantuk menempel di kelopak mata. Saat Rangga menangkap sorot matanya yang sayu dan berkabut, Alya benar-benar tanpa pertahanan.

Senyum di wajah Rangga melunak. Dengan gerakan pelan, ia menyib...

Masuk dan lanjutkan membaca