Bab 152: Hanya Lembut dengan Lucas

Rangga sama sekali nggak menangkap kilat dingin di mata Alya.

Dengan tulus dia mengusulkan, “Kerja aja di perusahaan gue. Jadi lebih gampang buat lo ngurus anak-anak. Lo paling peduli sama mereka, kan? Bukannya ini solusi paling pas?”

“Udah, jangan ngomong!”

Alya memotong tajam, nada suaranya jel...

Masuk dan lanjutkan membaca