Bab 226: Topan

Mereka berdua duduk diam, tak ada lagi kata yang keluar.

Alya sedang bersiap meninggalkan tempat ia tumbuh besar—menuju sebuah negeri yang, anehnya, terasa sekaligus asing dan akrab.

Ia menganggap dirinya beruntung. Meski harus pergi jauh, setidaknya di sana ada teman-teman lama—orang-orang yang s...

Masuk dan lanjutkan membaca