Bab 9 Di sanalah Dia, Berdiri Di Sana

Saat Rangga kembali ke kamar rawat inap, rautnya jelas murung.

Pak Dilan menangkap gelagat cucunya yang melamun, dan ia punya firasat apa yang sedang mengganjal.

Cucunya ini selalu cemerlang—kecuali kalau urusan hati. Di situ, Rangga seperti nggak pernah paham apa-apa.

Pak Dilan pernah melihat se...

Masuk dan lanjutkan membaca