Bab [20] Maya Nurhayati Cerdik, Tetapi Tertipu Kecerdikannya Sendiri

Mungkin dulu aku dibutakan oleh cinta, sampai tidak bisa melihat tatapan posesif yang meluap dari mata Maya Nurhayati.

"Ayo, ayo!" Maya Nurhayati menepuk-nepuk bahu Hakim Herman dengan semangat, berseru riang, "Kak, kita temui Clara!"

Aku membuang muka, tidak ingin melihat mereka, lalu meminum sup...

Masuk dan lanjutkan membaca