Bab [51] Pesta Ulang Tahun Profesor Hartono

Setelah berpisah dengan Rizky Liem, aku tidak ingin langsung pulang. Pikiranku masih dipenuhi oleh Aman Liem, membuatku berjalan tanpa tujuan di tengah keramaian jalanan. Suasana hatiku yang muram terasa sangat kontras dengan hiruk pikuk kota.

Tiba-tiba, dering ponsel yang nyaring memecah lamunanku...

Masuk dan lanjutkan membaca