Bab [73] Nyonya Herman, sekarang Anda tidak bisa lari!

Hakim menempelkan telunjuknya di bibirku. "Ssst, Maya masih tidur ...." Suaranya rendah, tapi tatapan matanya yang membara tak bisa disembunyikan.

Jemariku merayap ke tengkuknya, lalu turun perlahan menyusuri tulang punggungnya.

"Nggak apa-apa, dia masih kecil, nggak akan ngerti hal-hal seperti in...

Masuk dan lanjutkan membaca