Bab [76] Tidak Pernah Berhenti Memikirkan

“Benar, aku harus bersikap dewasa.”

Tiba-tiba aku menjadi tenang. Aku harus tahu apa yang paling penting bagiku saat ini. Dengan pikiran itu, aku bergegas keluar dari kamar dan memeluk Hakim Herman dari belakang.

Aku terisak pelan di punggungnya, kedua tanganku melingkar di pinggangnya. “Hakim, ak...

Masuk dan lanjutkan membaca