Bab [98]

Entah sudah berapa lama, aku terbangun oleh suara pintu yang dibuka. Langit di luar jendela mulai sedikit terang, sementara ruangan masih terasa remang-remang. Saat kubuka mata, kulihat Arjuna baru saja mengambil sepatu kulitnya dan hendak melangkah keluar.

“Mas,” panggilku lirih.

Mendengar suarak...

Masuk dan lanjutkan membaca