Seratus empat belas

Sejenak, aku merasa membeku, perutku mual. Apa dia mencoba menghancurkanku dengan ini? Apa dia serius? Pikiranku berlari, mencoba memproses apa yang baru saja kudengar, tapi sebelum aku bisa mengatakan apa pun, kata-kata itu seakan menetap di dadaku seperti beban berat.

"Pembunuh?" Aku mengulang, k...

Masuk dan lanjutkan membaca