Bab Enam puluh tiga

Aku menatap kosong ke dinding, seolah-olah dia akan muncul di ruangan ini.

Aku tak bisa berpikir jernih lagi, setiap belokan yang kuambil berujung pada dinding buntu, membuat ketakutanku semakin cepat merayap masuk, emosi yang selama ini ku coba sembunyikan dengan tindakan, alkohol, dan rasa sakit ...

Masuk dan lanjutkan membaca