Bab 120

Bangun dalam pelukan Rangga terasa begitu nyaman. Sudah berbulan-bulan aku tidak tidur senyenyak ini. Rangga menggerutu tentang pagi yang terlalu cepat. Lalu dia menatap mataku dan tersenyum.

"Pagi, Sayang," katanya lalu menciumku.

"Selamat pagi," jawabku. "Maaf soal alarm yang pagi-pagi sekali. T...

Masuk dan lanjutkan membaca