166

Sudut Pandang Alina

Aula itu sunyi, udara terasa berat dengan ketegangan saat aku duduk di ujung meja panjang, mataku terkunci pada Dean. Dia berdiri di hadapan kami, ditahan oleh para penjaga, sikapnya yang dulu penuh percaya diri kini berubah menjadi bayangan pucat dan gemetar dari pria yang dulu...

Masuk dan lanjutkan membaca